
Tim Kami
Keseharian Tim Kami
Kami tetap bekerja dengan tim kecil, termasuk setelah menerima pendanaan tahap awal pada akhir 2024.
Kami percaya kualitas kerja didukung oleh kesehatan fisik dan mental. Berikut beberapa kebiasaan anggota tim:
- Toby dan Wilson berlatih di pusat kebugaran lima hari dalam seminggu
- Toby berlari lebih dari 15 km sekali seminggu
- Budi berjalan 15.000 langkah setiap hari
- Toby makan sekali sehari dengan porsi terukur: 500 gram salmon, daging bahu babi, atau dada ayam, disertai enam butir telur
- Budi dan Wilson berlangganan katering makanan sehat
- Budi mengikuti retret meditasi tujuh hari setiap tahun bersama istrinya, Gracia
Perusahaan menanggung sepenuhnya kegiatan pendukung kesehatan, seperti keanggotaan pusat kebugaran dan berendam air dingin.
Kami berbagi aktivitas olahraga melalui grup Recompound di Strava. Pelanggan newsletter dengan keanggotaan Founding Member dapat ikut bergabung.

Membangun Tim Berkualitas
- Mengutamakan hasil kerja nyata
- Lama pengalaman atau sertifikasi seperti CFA dan WMI bukan satu-satunya ukuran. Kami melihat kemampuan dan hasil kerja yang benar-benar ditunjukkan.
- Prinsip yang sama berlaku untuk pengembang perangkat lunak dan seluruh peran lainnya.
- Pencapaian masa lalu kami hargai, tetapi kontribusi dalam peran saat ini tetap yang utama.
- Tindakan, bukan sekadar rencana
- Kami menghargai orang yang menuntaskan pekerjaan, bukan hanya pandai membicarakannya.
- Imbalan yang layak
- Anggota tim adalah aset utama perusahaan. Kami ingin memberi imbalan yang baik dan sepadan dengan kontribusi mereka.
Evaluasi untuk Terus Berkembang
Kami mengevaluasi pekerjaan melalui percakapan yang jelas dan saling menghormati.
Pengamatan
Mulai dari fakta yang dapat diamati, bukan penilaian terhadap pribadi seseorang.
Contoh fakta: “Permintaan klien A belum dibalas.”
Hindari penilaian seperti: “Kamu tidak pernah memperhatikan klien.”
Perasaan
Jelaskan perasaan kita sebagai pemberi masukan, bukan menebak perasaan orang lain.
Contohnya: “Saya khawatir permintaan klien lain juga belum ditangani tepat waktu.”
Kebutuhan
Jelaskan kebutuhan di balik kekhawatiran itu: kepastian bahwa klien mendapatkan layanan sesuai kebutuhannya.
Permintaan
Ajukan langkah yang konkret: “Bisakah kita membuat alur tindak lanjut agar setiap permintaan ditangani tepat waktu dan perkembangannya disampaikan kepada klien?”