
Menentukan Prioritas Pengembangan
Syarat Dasar Pengembangan
Setiap produk atau fitur baru harus memenuhi dua syarat:
- Sejalan dengan misi kami
- Tetap sesuai dengan seluruh nilai yang kami pegang

Cara Kami Menentukan Prioritas
Dengan sumber daya yang terbatas, kami perlu memilih pekerjaan yang memberikan manfaat terbesar. Prosesnya adalah:
- Memahami kebutuhan klien
Kami mendengarkan keluhan, tantangan, dan harapan klien. Kebutuhan yang berulang membantu kami melihat bagian layanan yang paling perlu diperbaiki.
- Memeriksa kesesuaian dengan misi dan nilai
Kami menilai apakah solusi tersebut membantu masyarakat Indonesia berinvestasi jangka panjang dan tetap sesuai dengan prinsip perusahaan.
- Menilai kemampuan dan manfaatnya
Kami mempertimbangkan keahlian, waktu, dan sumber daya yang tersedia, lalu memperkirakan manfaatnya bagi klien dan perusahaan.
- Menguji dalam skala kecil
Kami memulai dengan percobaan terbatas untuk menguji asumsi dan belajar sebelum membuat komitmen yang lebih besar.
- Memperbaiki berdasarkan masukan
Setelah versi awal dirilis, kami mengumpulkan masukan pengguna dan menyempurnakannya secara bertahap.
Tahu Kapan Harus Menolak
Tidak semua ide perlu dikerjakan. Terlalu banyak prioritas justru dapat menurunkan kualitas. Kami memilih pengembangan yang:
- Menjawab kebutuhan klien yang kami layani
- Memanfaatkan keahlian tim kami
- Berpotensi memberi manfaat yang berarti
- Dapat diselesaikan dengan baik menggunakan sumber daya yang tersedia
Dengan memilih secara disiplin, kami dapat menjaga kualitas dan tetap berfokus pada kebutuhan klien.